Pilihan Jendela Kaca Bevel dari Tipe Polos hingga Berwarna

Posted on

Memiliki sistem ventilasi yang baik sangat penting dalam menciptakan kenyamanan dan sirkulasi udara sehat di dalam rumah. Ini bukan hanya tentang peletakan jendela atau mekanisme bukaan, melainkan juga perlu mempertimbangkan material sistem ventilasi. Salah satu pilihan yang tidak hanya fungsional, tapi juga estetis, adalah jendela kaca bevel.

Jendela Kaca Bevel
Istock

Mengenal Jendela Kaca Bevel dan Daya Tariknya yang Beda dari Model Biasa

Bevel adalah kaca dekoratif yang proses pemotongannya miring di bagian tepi. Menciptakan sudut tertentu yang memantulkan cahaya sekaligus menghasilkan tampilan visual elegan. Efek refleksi dari potongan bevel menjadikan kaca tampak mewah serta artistik.

Potongan bevel biasanya dibuat pada sudut tertentu. Mereka bahkan bisa menciptakan efek prisma saat terkena cahaya. Inilah yang membuat bahan bevel tampil lebih menonjol daripada model kaca polos biasa.

Ukuran bevel umumnya berkisar antara 6 mm hingga 50 mm, tergantung pada ketebalan kaca dan desain yang pengguna inginkan. Semakin besar ukuran, kian kuat efek bias cahaya yang mereka hasilkan.

Tak sampai di sana, desain jendela bevel juga bisa kita kombinasikan dengan berbagai teknik lain. Sehingga mampu menghasilkan tampilan yang semakin kaya dan bervariasi. Tak heran jika harganya bisa 2 kali lipat lebih mahal dari kaca biasa.

Ragam Pilihan Kaca Bevel untuk Sistem Ventilasi

Jendela kaca bevel tidak hanya hadir dalam satu jenis saja. Ada beberapa variasi desain dan teknik pengolahan yang membuat setiap tipenya memiliki karakter maupun keindahan tersendiri. Berikut beberapa pilihan yang umum digunakan:

1. Bevel Polos

Jenis ini adalah bentuk paling sederhana dari kaca bevel. Hanya bagian tepi kaca yang diproses dengan potongan miring. Sementara bagian tengah tetap polos dan bening. Biasanya cocok untuk cermin dinding, meja kaca, atau jendela panel kaca polos.

Efek visual yang materialnya hasilkan menciptakan garis tegas serta kilau elegan pada tepi kaca. Meski sederhana, kaca bevel polos tetap mampu menghadirkan nuansa modern sekaligus minimalis pada ruangan.

2. Kaca Bevel Cluster

Opsi kedua adalah tipe cluster yang terdiri dari potongan-potongan kecil bevel. Setiap potongan disusun menjadi motif tertentu, seperti bunga, daun, atau pola geometris. Potongan ini kemudian disatukan dalam satu panel kaca untuk menciptakan tampilan artistik yang unik.

Selain untuk jendela, bevel cluster juga banyak masyarakat gunakan pada pintu, panel partisi, dan elemen dekoratif. Cocok bagi yang menginginkan desain jendela berkarakter serta menjadi pusat perhatian ruangan.

3. Kaca Bevel Ukir/Etching

Jenis selanjutnya merupakan kombinasi antara teknik bevel dan pengukiran kaca menggunakan metode seperti sandblast atau acid etching. Hasilnya adalah kaca dengan efek buram (frosted) dan pola-pola dekoratif pada permukaannya.

Kaca bevel ukir sangat cocok digunakan pada jendela ruangan yang membutuhkan privasi. Seperti kamar mandi atau ruang kerja, tanpa harus mengorbankan unsur keindahan.

4. Kaca Bevel Warna (Stained)

Nah, jika ingin tampilan lebih klasik dan bernuansa seni tinggi, bevel warna atau stained bisa menjadi pilihan. Kaca ini merupakan hasil gabungan antara bevel berwarna dengan teknik kaca patri. Menghasilkan jendela dengan warna-warni yang memikat.

Cara Merawat Kaca Bevel

Karena tampilannya yang estetik dan reflektif, jendela kaca bevel perlu mendapatkan perawatan secara tepat dan rutin. Jika tidak, permukaannya bisa menjadi buram dan kusam akibat debu, kelembaban tinggi, atau perawatan yang tidak sesuai.

Lantas, seperti apa tips merawat jendela dari kaca bevel? Mengutip akun TikTok homedetail.ing, penggunaan bahan pembersih yang terlalu keras juga bisa merusak kilau alami kaca. Sehingga cukup bersihkan secara rutin menggunakan kain microfiber agar tidak menggores permukaan kaca. Pilih cairan pembersih khusus, bukan pembersih serbaguna yang mengandung bahan abrasif. Usap secara perlahan, fokus pada bagian bevel yang biasanya lebih mudah menangkap debu dan sidik jari. Pastikan kaca dalam kondisi kering setelah membersihkan. Karena jika tidak, terlambat 15 menit saja, bercak air yang bisa menumpuk menjadi noda.

Jendela kaca bevel bukan sekadar material biasa. Mereka bisa memberikan sentuhan artistik, menawan, serta nuansa mewah yang sulit ditiru oleh jenis kaca lain. Dengan banyak pilihan desain, bevel cocok diaplikasikan di berbagai gaya arsitektur.