Jendela Aluminium Skylight, Bikin Hunian Lebih Terang dan Hemat Energi

Posted on

Di zaman sekarang, model jendela semakin beragam dan inovatif. Tidak lagi sekadar menempel di dinding sebagai bukaan cahaya dan udara. Melainkan juga bisa menjadi elemen desain arsitektur yang mempercantik bangunan. Salah satu inovasi unik sekaligus populer adalah jendela aluminium skylight.

Jendela Aluminium Skylight
YouTube

Memahami Tentang Jendela Aluminium Skylight dan Mekanisme Pemasangannya

Pada dasarnya, jendela skylight bahan aluminium adalah jenis ventilasi yang terpasang di bagian atap bangunan. Bukan menempel di dinding seperti jendela biasa, Sementara kusennya mengandalkan bahan utama yakni aluminium.

Mekanisme pemasangannya cukup teknis dan memang memerlukan keahlian khusus. Prosesnya mulai dari menentukan titik pemasangan pada atap. Kemudian melakukan pemotongan atap sesuai ukuran jendela.

Setelah itu, bahan kusen aluminium dipasang secara presisi. Sementara kaca tempered direkatkan menggunakan busa khusus yang berfungsi sebagai peredam getar sekaligus perekat anti bocor. Terakhir penyegelan guna memastikan jendela benar-benar kedap air dan tidak mudah goyah.

Keuntungan Pemasangan Ventilasi Atap Aluminium

Menariknya, pemasangan jendela aluminium skylight bukan hanya menambah estetika. Lebih dari itu, mereka juga menawarkan banyak manfaat fungsional seperti berikut ini.

1. Anti Bocor dan Tahan Lama

Manfaat pertama yaitu anti bocor dan tahan lama. Ini diperjelas dari pengalaman pengguna di kanal YouTube @dbest-UPVC. Dalam video tersebut mengulas ventilasi skylight dengan kaca tempered tebal 10 mm. Dijelaskan pemasangan skylight menggunakan kusen aluminium CP 90 anti karat. Kelebihan lainnya adalah penggunaan busa Eva sebagai perekat dan peredam getar. Bahan ini mampu menjaga kestabilan kaca meskipun terkena getaran akibat hujan deras, petir atau angin kencang.

Pengujian juga dilakukan dengan menyemprotkan air bertekanan tinggi ke seluruh bagian jendela. Hasilnya? Tidak terdapat kebocoran sama sekali. Artinya, skylight dari aluminium sangat kedap air dan aman untuk digunakan dalam jangka panjang.

2. Hemat Energi

Dengan pemasangan di atap, skylight secara alami memaksimalkan cahaya matahari ke dalam ruangan. Hal tersebut mengurangi kebutuhan penerangan listrik di siang hari. Ini tentu berdampak langsung pada penghematan biaya listrik. Terutama untuk bangunan besar seperti kantor, sekolah, atau rumah dengan area luas.

3. Tampilan Lebih Modern

Desain skylight sangat cocok untuk rumah bergaya minimalis, industrial, hingga tropis modern. Dengan look ramping khas aluminium dan kaca bening atau buram, skylight memberi kesan elegan pada ruangan. Hal yang sulit tercapai dengan model jendela biasa.

4. Tahan Terhadap Perubahan Iklim

Keuntungan selanjutnya yaitu aluminium memiliki sifat non-korosif. Sehingga jendela atap aluminium sangat ideal untuk penggunaan di daerah dengan kelembaban tinggi atau intensitas hujan besar. Jendela tidak akan melengkung atau retak.

5. Perawatan Mudah

Tidak seperti jendela kayu yang perlu pelapis ulang atau logam berat yang mudah berkarat, aluminium skylight hanya memerlukan pembersihan berkala. Tidak ada pelapisan ulang atau penggantian material secara rutin. Cukup mengelap ketika terdapat noda atau tumpukan debu.

Ventilasi Aluminium Skylight vs Jendela Kayu Biasa

Meski ventilasi skylight aluminium menawarkan banyak keunggulan, beberapa orang masih membandingkannya dengan ventilasi konvensional. Seperti halnya jendela kayu samping atau tipe bukaan biasa yang menempel di dinding.

Jika kita bandingkan secara langsung, terdapat sejumlah perbedaan signifikan yang bisa menjadi bahan pertimbangan sebelum memilih jenis ventilasi.

Dari sisi pencahayaan, skylight jelas lebih unggul karena berada di posisi paling strategis, yaitu di atap. Ini memungkinkan cahaya matahari masuk secara langsung dan merata ke seluruh ruangan, bahkan ke sudut-sudut yang biasanya gelap. Begitu juga dengan estetika dan ketahanannya terhadap cuaca.

Namun demikian, perlu diakui bahwa dari segi biaya, ventilasi konvensional lebih ekonomis. Baik dari sisi material maupun pemasangannya. Skylight memerlukan proses instalasi yang lebih rumit, tenaga profesional dan material khusus. Sehingga biayanya bisa lebih tinggi di awal. Sebaliknya,

Dengan mempertimbangkan kelebihan dan kekurangannya, jendela aluminium skylight menjadi pilihan ideal. Khususnya untuk yang menginginkan kualitas, estetika, dan efisiensi sekaligus. Sementara itu, jendela konvensional tetap relevan untuk kebutuhan standar dan anggaran terbatas. Semakin bagus apabila kita memadukan keduanya dengan penataan yang pas. /Edit