Jendela Jungkit Aluminium, Desain Minimalis yang Kuat dan Fungsional

Posted on

Dalam bidang desain arsitektur modern, elemen bangunan tidak hanya dituntut untuk fungsional. Lebih dari itu, setiap elemen juga harus estetis dan efisien. Salah satu komponen penting dalam hal ini adalah jendela. Di mana sekarang fungsinya tidak sekedar sebagai ventilasi atau pencahayaan alami, namun turut mempengaruhi tampilan sekaligus kenyamanan ruangan. Di antara banyak jenis yang tersedia, jendela jungkit aluminium kian populer.

Jendela Jungkit Aluminium
istock

Konsep Jendela Jungkit Aluminium dan Daya Tariknya

Seperti namanya, jendela jungkit adalah tipe yang bisa membuka ke dalam atau ke luar. Caranya cukup dengan didorong atau ditarik. Mekanisme pergerakannya mengandalkan engsel yang terpasang pada sisi atas maupun bawah.

Khusus pada jendela jungkit berbahan aluminium, sistemnya turut diperkuat dengan rangka berbahan aluminium, bukan kayu. Adapun sistem buka-tutup jendela jungkit biasanya menggunakan tuas atau handel khusus.

Hal tersebut memungkinkan pengguna membuka jendela sebagian saja untuk sirkulasi udara, tanpa mengakses sepenuhnya. Berikut beberapa alasan mengapa jendela jungkit aluminium kini sangat masyarakat minati.

1. Tampilan Modern dan Elegan

Aluminium memberikan kesan minimalis dan bersih, sangat cocok untuk desain bangunan kontemporer. Finishing-nya pun bisa kita sesuaikan, mulai dari warna powder coating hingga efek lain yang memberikan tampilan lebih premium.

2. Tahan Lama dan Anti-Karat

Berbeda dengan kayu yang mudah lapuk atau besi rawan karat, aluminium memiliki ketahanan luar biasa. Baik itu terhadap cuaca, kelembapan, maupun paparan sinar matahari. Hal ini membuatnya ideal untuk elemen ventilasi, terutama di wilayah tropis atau area lembap.

3. Perawatan Mudah

Cukup kita bersihkan dengan kain basah atau cairan pembersih ringan, jendela jungkit aluminium sudah pasti kinclong. Sehingga tidak memerlukan perawatan berkala seperti pengecatan ulang. Hal yang pada akhirnya menghemat waktu maupun biaya dalam jangka panjang.

4. Sistem Ventilasi Efisien

Selanjutnya, jendela jungkit memungkinkan pengguna membuka hanya sebagian dari jendela. Itu artinya, udara tetap dapat bersirkulasi tanpa risiko masuknya debu berlebihan atau air hujan. Fitur itu menjadikannya cocok untuk kamar mandi atau dapur yang membutuhkan ventilasi maksimal.

5. Keamanan Lebih Terjaga dari Model Lain

Dari segi keamanan, jendela aluminium jungkit yang hanya bisa terbuka dalam sudut terbatas menawarkan proteksi lebih tinggi terhadap pembobolan. Apalagi jika kita bandingkan model kupu‑kupu atau jendela swing yang bisa terbuka lebar.

Alasannya, pertama, ruang akses dari luar sangat terbatas. Sehingga pelaku sulit menjangkau kunci atau engsel. Selain itu, tekanan mekanis terhadap engsel dan frame lebih kecil. Hal tersebut membuat risiko engsel dipaksa terbuka atau diremukkan berkurang.

Di sisi lain, model buka lebar umumnya rawan karena memungkinkan celah besar. Baik itu untuk alat pengungkit, jangkauan tangan pelaku atau bahkan masuk langsung jika ukuran serta posisi mendukung.

Tips Pemasangan Jendela Jungkit yang Baik dan Benar

Untuk memastikan jendela jungkit dari bahan aluminium berfungsi maksimal dan tahan lama, maka pemasangan yang tepat sangatlah krusial. Berikut tips pemasangan yang bisa dipertimbangkan.

1. Pilih Ukuran dan Model Sesuai Kebutuhan

Langkah awal adalah mempertimbangkan fungsi ruangan dan luas bukaan yang diinginkan. Jendela jungkit cocok untuk ruang sempit, tetapi tetap harus kita sesuaikan dengan arah bukaan maupun posisi furniture di dalam ruangan itu sendiri.

Sebagai contoh, dalam video dari YouTube Alkamali 225, sang YouTuber membuat kusen jendela aluminium untuk model jungkit. Ukurannya 70×40 cm, menggunakan aluminium merk Inkalum seri 3 inch, dengan bukaan tidak terlalu lebar.  Ukuran tersebut dipilih karena cocok untuk ruangan sempit. Sehingga ketika bekerja tidak akan bergesekan dengan sisi lain.

Kemudian dipasangkan kaca berwarna biru setebal 5 mm. Di mana hasilnya tetap memberikan pencahayaan yang baik sekaligus tampil estetis dengan warna kaca yang tidak terlalu tembus pandang.

2. Perhatikan Kualitas Kaca dan Sealant

Selain rangka aluminium, kualitas material kaca jendela dan bahan sealant (perekat karet) sangat berpengaruh terhadap kenyamanan. Gunakan kaca tempered atau laminated untuk keamanan ekstra. Selanjutnya pastikan sealant mampu menahan panas dan air.

3. Gunakan Tukang Berpengalaman

Mekanisme engsel dan handle pada jendela jungkit cukup kompleks. Karena itu, apabila ragu, pastikan pemasangan dilakukan oleh profesional. Dengan begitu presisi dan kerapatan jendela lebih terjamin. Terutama untuk mencegah kebocoran air saat hujan.

Secara keseluruhan, investasi pada jendela yang tepat akan memberikan nilai tambah. Bukan hanya dari segi fungsi, tapi juga estetika dan keamanan rumah. Karena itu, bagi yang ingin ventilasi praktis, tahan lama dan estetik, jangan lupa mempertimbangkan jendela jungkit aluminium.